Rabu, 23 April 2008

The Ark of the Covenant



The Ark of the Covenant

Ark of the Covenant, atau Bisa disebut Tabut Perjanjian, adalah benda yang diyakini diberi kekuatan oleh Allah SWT, diakui oleh bani Israil, dan sangat ditakuti pada masMenurut Perjanijian Lama, Tabut itu ditempatkan disana sekitar 955 SM. Tapi, sekitar tahun 620 SM rujukan tentang artifak terpenting dalam agama Yahudi ini berhenti. Lenyap begitu saja dari sejarah. Hanya satu hal saja yang jelas, krisis sebesar bencara internal maupun eksternal yang bisa mengeluarkan Tabut itu dari Bait Suci. Krisis pertama yang sesuai dengan hal ini adalah serangan Fir'aun Mesir bernama Shishak, beberapa puluh tahun setelah Bait itu dibangun. Sekenario Shishak inilah yang mengilhami petualangan Indiana Jones di Mesir dalam film Indiana Jones : Raiders of the Lost Ark.

Dimulai dari Yerusalem, Kota yang mungkin terlalu suci bagi banyak orang. Di tengahnya terletak sebuah bukit bernama Gunung Moria, yang kini menjadi situs Dome of the Rock / Qubbah As-Sakhrah yang luar biasa. Selain Dome of the Rock, dikompleks tersebut (Al-Haram ash-Sharif) terdapat Masjidil Aqsha. Dari sini, Muhammad s.a.w dinaikan ke langit (Sidratul Muntaha) dalam peristiwa Mi'raj. Jauh Sebelum itu, Yesus/Isa a.s menyembuhkan orang buta dan sakit di sini, sehingga kaum Kristiani juga menyebutnya tanah suci. 1000 tahun sebelumnya, King Salomo/Sulaiman a.s membangun bait aslinya di gunung ini untuk menyimpan benda misterius yang disebut the Ark of the Covenant / Tabut perjanjian.

Di masa itu, tempat ini adalah pusat dari agama Yahudi. Bagaimana tabut itu sampai disini dan bagaimana bisa lenyap dari sini? itulah teka-teki yang mengundang obsesi. Apa yang terjadi pada benda terpenting di perjanjian lama ini sehingga bisa lenyap begitu saja?

Kisah Tabut itu berawal lebih dari 3000 tahun yang lalu. Seseorang memimpin 2 juta orang ke Gurun Sinai. Ia butuh campur tangan Ilahi dalam skala yang luar biasa dan ia akan mendapatkannya. Orang itu adalah Moses/Musa a.s yang memimpin kaumnya keluar dari perbudakan di Mesir. Tiga bulan mengembara setelah mukjizat terbelahnya laut merah, Ia membawa orang Israel ke Gunung Sinai. Tuhan akan melimpahkan hadiah yang belum pernah ada bagi umat manusia. Dari ratusan hukum yang ada di dalam Perjanjian Lama semuanya seolah diturunkan dari suatu tempat. Tapi tidak dengan 10 hukum besar yang dibawa Musa turun dari Gunung Sinai ini. Ada sepuluh perintah Allah yang diturunkan kepada Musa di Gunung Sinai, dan perintah-perintah itu tertulis pada dua loh batu. Musa juga membuat tempat/wadah yang digunakan untuk menyimpan sepuluh perintah Allah yang disampaikan kepadanya di Gunung Sinai ,yaitu apa yang kita sebut sebagai Tabut Perjanjian. Tabut itu dibuat sangat spesifik, berwujud peti kayu dengan panjang 1,2 meter, lebar 61 cm, dan tinggi 61 cm. Terbuat dari kayu keras yang disebut akasia, bagian luar dan dalamnya disepuh dengan emas murni. Di sudut-sudut tabut harus ada 4 cincin emas, dimana kayu pengusung yang juga disepuh dengan emas dapat dimasukkan untuk membawa Tabut tersebut. Tutupnya yang juga disebut sebagai "tumpuan kaki tuhan" harus juga terbuat dari emas murni, dimana Patung Mailakat bersayap emas (kerubim) juga diletakkan di ujung-ujung atasnya dan saling berhadapan.



Tabut itu berfungsi sebagai sambungan langsung bagi Musa pada Tuhan. Akan muncul awan cerah diatas tutup emas di antara kerubim itu saat Tuhan ingin menyampaikan sesuatu pada hamba-Nya. Tuhan memerintahkan hanya pendeta dari suku Lewi yang bisa membawanya. Berat tabut itu mungkin beberapa ratus pon, tapi menurut legenda ia bisa terangkat sendiri walaupun tidak ada seorangpun yang mengangkatnya.

Tidak ada seorangpun, bahkan pendeta Lewi yang boleh menatapnya. Jadi, mereka selalu menutupinya dengan kain biru dan kulit binatang. Sejak awal, tabut itu sudah menampakkan sisi berbahaya. Beberapa hari kemudian, dua keponakan Musa mencoba memberikan persembahan kepada Tabut itu dan keduanya langsung mati terbakar. Menurut legenda, kerubim itu memercik tanpa henti, menghanguskan orang dan benda yang menyentuhnya. Tabut itu mendampingi Kaum Israel 40 tahun lama-nya selama mereka mengembara dan berperang. Bersama tabut itu, orang Israel mampu menaklukkan tanah yang dijanjikan. Benda ini mengandung kekuatan dan kepentingan yang tak terbayangkan. Menurut cerita dalam Alkitab Yahudi, tabut itu dibawa di depan pasukan dalam setiap pertempuran, tiap pertempuran selama penaklukkan orang Israel akan tanah Kanaan. Ia terus menerus dibawa dalam perang agar musuh dapat terkalahkan dan Tabut itu akan selalu berada di garis depan. Ada catatan luar biasa bahwa tabut itu terangkat dari tanah dan terbang menuju kearah musuh sambil mengeluarkan suara-suara erangan.

Satu orang malang bernama Uza, hanya berniat menstabilkan Tabut tersebut saat tampak goyah sewaktu diangkat oleh para pendeta Lewi, dan ia langsung mati terbakar. sesudahnya, Musa memerintahkan agar dibuatkan kemah/tenda untuk meletakkan Tabut itu. Bukan untuk melindunginya dari orang, tapi justru sebaliknya.
Kemenangan militer pertama dan paling terkenal dari tabut itu yaitu runtuhnya tembok kota Yerikho/Jericho. Pendeta Lewi yang bertugas membawa Tabut, mengangkutnya mengitari kota bertembok itu sekali sehari selama 6 hari. Di hari ke-7, mereka berkeliling 7 kali dan menyuruh meniup sengkala. Seketika itu juga tembok kota itu pun runtuh.


300 tahun kemudian, Tabut itu meninggalkan orang Israel dan dampaknya sangat buruk bagi mereka. Saat pendeta tinggi mengabaikan kewajiban kurban mereka , Tabut itu tak melindungi mereka dalam perang melawan orang Filistin. 30 ribu orang tewas dan orang Filistin mengambil tabut itu. Namun, tujuh bulan kemudian orang Filistin mengembalikannya. Wabah borok dan tikus merebak akibat Tabut itu.
Akhirnya, di bawah King David ( Daud a.s ), orang Israel bisa mengalahkan orang Filistin, lalu memenangkan pertahanan terakhir dari pihak lawan. Kemudian, Kota Yerusalem yang dijadikan ibukota. Tuhan menyuruh Daud mendirikan Bait Suci untuk menempatkan tabut tersebut, tapi puteranya Salomo/Sulaiman a.s yang mebangunnya. Karena kasus itu, Gunung Moria menjadi "titik tertinggi" di dalam kota tersebut.

Visi Salomo untuk Bait itu tak seperti yang pernah dilihat orang. Hanya kayu cedar dan batu terbaik yang dipakai untuk membuatnya, dan titik tertingginya menjulang hingga 20 lantai. Salomo berhutang besar untuk membangunnya, karenanya ia harus memberikan 20 desa terdepan untuk kerajaan tetangga. Setelah memeriksa masih berisi dua buah batu sepuluh perintah Allah yang tersimpan didalam Tabut, Salomo lalu menempatkannya di tengah-tengah Bait Suci Mahakudus. Hanya pendeta tinggi saja yang bisa mendekati dan memasuki ruang penyimpanan tersebut, itupun mereka harus masuk dengan menggunakan pakaian khusus sambil membakar dupa.

Lalu, bagaimana benda penting yang berisi kehadiran Allah bisa lenyap begitu saja? Sekarang, di manakah tabut itu berada? itulah teka-teki terbesarnya .
Banyak orang masih mencari tabut tersebut hingga saat ini, dan itu dimulai dari Bait Suci yang dibangun Salomo sebagai tempat untuk menyimpan Tabut. Tapi kini, tak ada satupun artifak atau batu yang menunjukkan di mana tepatnya tabut itu berdiri di Bukit Bait Suci Yerusalem. Tembok ratapan yang terkenal, mungkin sekarang merupakan situs suci Yahudi yang berharga. Tembok ini adalah merupakan sisa-sisa Bait Suci kedua yang dibangun berabad-abad setelah tabut itu lenyap. Sebagian penyembah di sini menunggu saatnya penghuni Bukit Bait Suci Dome of the Rock milik Islam hancur. Dan Bait Suci Yahudi ke-3 akan didirikan di tempat tersebut. Inilah salah satu faktor yang menimbulkan perselisihan hebat tanpa henti antara Israel dan Palestina hingga sekarang.

Sumber-sumber Mesir menegaskan bahwa Fir'aun bernama Sheshonq yang menyerang Israel sekitar tahun 1000 SM, dan membawa banyak harta ke Tanis. Tentu saja pahlawan kita, Indiana Jones menemukan tabut itu di sana sambil dikejar-kejar oleh tentara NAZI. Tapi sayang bagi para penggemar Stephen Spielberg, agaknya jelas Sheshonq tak pernah menguasai kota Yerusalem. Karena Ia hanya cukup puas dikirimi setumpuk harta dan upeti agar tidak menyerang Yerusalem. Apakah yang disebut sebagai harta dan upeti itu adalah tabut perjanjian? berapa besar kemungkinannya?

The Ark of the Covenant

Ark of the Covenant, atau Bisa disebut Tabut Perjanjian, adalah benda yang diyakini diberi kekuatan oleh Allah SWT, diakui oleh bani Israil, dan sangat ditakuti pada masMenurut Perjanijian Lama, Tabut itu ditempatkan disana sekitar 955 SM. Tapi, sekitar tahun 620 SM rujukan tentang artifak terpenting dalam agama Yahudi ini berhenti. Lenyap begitu saja dari sejarah. Hanya satu hal saja yang jelas, krisis sebesar bencara internal maupun eksternal yang bisa mengeluarkan Tabut itu dari Bait Suci. Krisis pertama yang sesuai dengan hal ini adalah serangan Fir'aun Mesir bernama Shishak, beberapa puluh tahun setelah Bait itu dibangun. Sekenario Shishak inilah yang mengilhami petualangan Indiana Jones di Mesir dalam film Indiana Jones : Raiders of the Lost Ark.


Dimulai dari Yerusalem, Kota yang mungkin terlalu suci bagi banyak orang. Di tengahnya terletak sebuah bukit bernama Gunung Moria, yang kini menjadi situs Dome of the Rock / Qubbah As-Sakhrah yang luar biasa. Selain Dome of the Rock, dikompleks tersebut (Al-Haram ash-Sharif) terdapat Masjidil Aqsha. Dari sini, Muhammad s.a.w dinaikan ke langit (Sidratul Muntaha) dalam peristiwa Mi'raj. Jauh Sebelum itu, Yesus/Isa a.s menyembuhkan orang buta dan sakit di sini, sehingga kaum Kristiani juga menyebutnya tanah suci. 1000 tahun sebelumnya, King Salomo/Sulaiman a.s membangun bait aslinya di gunung ini untuk menyimpan benda misterius yang disebut the Ark of the Covenant / Tabut perjanjian.

Di masa itu, tempat ini adalah pusat dari agama Yahudi. Bagaimana tabut itu sampai disini dan bagaimana bisa lenyap dari sini? itulah teka-teki yang mengundang obsesi. Apa yang terjadi pada benda terpenting di perjanjian lama ini sehingga bisa lenyap begitu saja?

Kisah Tabut itu berawal lebih dari 3000 tahun yang lalu. Seseorang memimpin 2 juta orang ke Gurun Sinai. Ia butuh campur tangan Ilahi dalam skala yang luar biasa dan ia akan mendapatkannya. Orang itu adalah Moses/Musa a.s yang memimpin kaumnya keluar dari perbudakan di Mesir. Tiga bulan mengembara setelah mukjizat terbelahnya laut merah, Ia membawa orang Israel ke Gunung Sinai. Tuhan akan melimpahkan hadiah yang belum pernah ada bagi umat manusia. Dari ratusan hukum yang ada di dalam Perjanjian Lama semuanya seolah diturunkan dari suatu tempat. Tapi tidak dengan 10 hukum besar yang dibawa Musa turun dari Gunung Sinai ini. Ada sepuluh perintah Allah yang diturunkan kepada Musa di Gunung Sinai, dan perintah-perintah itu tertulis pada dua loh batu. Musa juga membuat tempat/wadah yang digunakan untuk menyimpan sepuluh perintah Allah yang disampaikan kepadanya di Gunung Sinai ,yaitu apa yang kita sebut sebagai Tabut Perjanjian. Tabut itu dibuat sangat spesifik, berwujud peti kayu dengan panjang 1,2 meter, lebar 61 cm, dan tinggi 61 cm. Terbuat dari kayu keras yang disebut akasia, bagian luar dan dalamnya disepuh dengan emas murni. Di sudut-sudut tabut harus ada 4 cincin emas, dimana kayu pengusung yang juga disepuh dengan emas dapat dimasukkan untuk membawa Tabut tersebut. Tutupnya yang juga disebut sebagai "tumpuan kaki tuhan" harus juga terbuat dari emas murni, dimana Patung Mailakat bersayap emas (kerubim) juga diletakkan di ujung-ujung atasnya dan saling berhadapan.

Ilustrasi tentang turunnya TCM ( Ten Commandments) dari Allah SWT di Gunung Sinai yang disampaikan kepada Musa

Tabut itu berfungsi sebagai sambungan langsung bagi Musa pada Tuhan. Akan muncul awan cerah diatas tutup emas di antara kerubim itu saat Tuhan ingin menyampaikan sesuatu pada hamba-Nya. Tuhan memerintahkan hanya pendeta dari suku Lewi yang bisa membawanya. Berat tabut itu mungkin beberapa ratus pon, tapi menurut legenda ia bisa terangkat sendiri walaupun tidak ada seorangpun yang mengangkatnya.

Tidak ada seorangpun, bahkan pendeta Lewi yang boleh menatapnya. Jadi, mereka selalu menutupinya dengan kain biru dan kulit binatang. Sejak awal, tabut itu sudah menampakkan sisi berbahaya. Beberapa hari kemudian, dua keponakan Musa mencoba memberikan persembahan kepada Tabut itu dan keduanya langsung mati terbakar. Menurut legenda, kerubim itu memercik tanpa henti, menghanguskan orang dan benda yang menyentuhnya. Tabut itu mendampingi Kaum Israel 40 tahun lama-nya selama mereka mengembara dan berperang. Bersama tabut itu, orang Israel mampu menaklukkan tanah yang dijanjikan. Benda ini mengandung kekuatan dan kepentingan yang tak terbayangkan. Menurut cerita dalam Alkitab Yahudi, tabut itu dibawa di depan pasukan dalam setiap pertempuran, tiap pertempuran selama penaklukkan orang Israel akan tanah Kanaan. Ia terus menerus dibawa dalam perang agar musuh dapat terkalahkan dan Tabut itu akan selalu berada di garis depan. Ada catatan luar biasa bahwa tabut itu terangkat dari tanah dan terbang menuju kearah musuh sambil mengeluarkan suara-suara erangan.

Satu orang malang bernama Uza, hanya berniat menstabilkan Tabut tersebut saat tampak goyah sewaktu diangkat oleh para pendeta Lewi, dan ia langsung mati terbakar. sesudahnya, Musa memerintahkan agar dibuatkan kemah/tenda untuk meletakkan Tabut itu. Bukan untuk melindunginya dari orang, tapi justru sebaliknya.
Kemenangan militer pertama dan paling terkenal dari tabut itu yaitu runtuhnya tembok kota Yerikho/Jericho. Pendeta Lewi yang bertugas membawa Tabut, mengangkutnya mengitari kota bertembok itu sekali sehari selama 6 hari. Di hari ke-7, mereka berkeliling 7 kali dan menyuruh meniup sengkala. Seketika itu juga tembok kota itu pun runtuh.


300 tahun kemudian, Tabut itu meninggalkan orang Israel dan dampaknya sangat buruk bagi mereka. Saat pendeta tinggi mengabaikan kewajiban kurban mereka , Tabut itu tak melindungi mereka dalam perang melawan orang Filistin. 30 ribu orang tewas dan orang Filistin mengambil tabut itu. Namun, tujuh bulan kemudian orang Filistin mengembalikannya. Wabah borok dan tikus merebak akibat Tabut itu.
Akhirnya, di bawah King David ( Daud a.s ), orang Israel bisa mengalahkan orang Filistin, lalu memenangkan pertahanan terakhir dari pihak lawan. Kemudian, Kota Yerusalem yang dijadikan ibukota. Tuhan menyuruh Daud mendirikan Bait Suci untuk menempatkan tabut tersebut, tapi puteranya Salomo/Sulaiman a.s yang mebangunnya. Karena kasus itu, Gunung Moria menjadi "titik tertinggi" di dalam kota tersebut.

Visi Salomo untuk Bait itu tak seperti yang pernah dilihat orang. Hanya kayu cedar dan batu terbaik yang dipakai untuk membuatnya, dan titik tertingginya menjulang hingga 20 lantai. Salomo berhutang besar untuk membangunnya, karenanya ia harus memberikan 20 desa terdepan untuk kerajaan tetangga. Setelah memeriksa masih berisi dua buah batu sepuluh perintah Allah yang tersimpan didalam Tabut, Salomo lalu menempatkannya di tengah-tengah Bait Suci Mahakudus. Hanya pendeta tinggi saja yang bisa mendekati dan memasuki ruang penyimpanan tersebut, itupun mereka harus masuk dengan menggunakan pakaian khusus sambil membakar dupa.

Lalu, bagaimana benda penting yang berisi kehadiran Allah bisa lenyap begitu saja? Sekarang, di manakah tabut itu berada? itulah teka-teki terbesarnya .
Banyak orang masih mencari tabut tersebut hingga saat ini, dan itu dimulai dari Bait Suci yang dibangun Salomo sebagai tempat untuk menyimpan Tabut. Tapi kini, tak ada satupun artifak atau batu yang menunjukkan di mana tepatnya tabut itu berdiri di Bukit Bait Suci Yerusalem. Tembok ratapan yang terkenal, mungkin sekarang merupakan situs suci Yahudi yang berharga. Tembok ini adalah merupakan sisa-sisa Bait Suci kedua yang dibangun berabad-abad setelah tabut itu lenyap. Sebagian penyembah di sini menunggu saatnya penghuni Bukit Bait Suci Dome of the Rock milik Islam hancur. Dan Bait Suci Yahudi ke-3 akan didirikan di tempat tersebut. Inilah salah satu faktor yang menimbulkan perselisihan hebat tanpa henti antara Israel dan Palestina hingga sekarang.

Sumber-sumber Mesir menegaskan bahwa Fir'aun bernama Sheshonq yang menyerang Israel sekitar tahun 1000 SM, dan membawa banyak harta ke Tanis. Tentu saja pahlawan kita, Indiana Jones menemukan tabut itu di sana sambil dikejar-kejar oleh tentara NAZI. Tapi sayang bagi para penggemar Stephen Spielberg, agaknya jelas Sheshonq tak pernah menguasai kota Yerusalem. Karena Ia hanya cukup puas dikirimi setumpuk harta dan upeti agar tidak menyerang Yerusalem. Apakah yang disebut sebagai harta dan upeti itu adalah tabut perjanjian? berapa besar kemungkinannya?



Selengkapnya......

TABUT PERJANJIAN


Sesuatu yang lama telah menjadi penyelidikan komunitas ahli Kitab Suci tentang keberadaan Tabut Perjanjian, kini dunia mulai menaruh perhatian setelah filem berjudul Raiders of the Lost Ark beredar dengan sukses. Sekarang ini terdapat beberapa kemungkinan letak keberadaannya
Berdasarkan dokumen-dokumen kuno Yahudi, diperkirakan bahwa Tabut ini disembunyikan di Gunung Nebo di tepi sungai Yordan sebelah timur. Wilayah ini merupakan negara Yordania sekarang, tetapi tanpa petunjuk tentang keberadaan Tabut ini.
Ada yang memperkirakan bahwa Tabut ini disembunyikan di sekitar Laut Mati di sebelah barat sungai Yordan. Lokasi ini menjadi perhatian karena dekat dengan situs kuno Qumran tempat dimana Gukungan Laut Mati ditemukan. Di tempat ini dipercaya bahwa Tabut dan artefak lainnya dikubur di salah satu gua suci seperti halnya Gulungan Laut Mati.

Pandangan lain juga mengatakan bahwa Tabut ini berada dibawah Yerusalem, dalam terowongan gua. Ada juga yang memperkirakan lokasinya di situs penyaliban, Gordon Kalvari. The Temple Institute yang berada di kota Yerusalem tua, suatu organisasi Ultra Ortodox Yahudi yang mengabdikan diri untuk merancang dan membangun kembali Kuil Yahudi, mengatakan bahwa Tabut tersebut berada di bawah puncak Kuil, dan mereka percaya bahwa Tabut ini akan timbul saat Kuil Yahudi tersebut dibangun.
Cukup menarik, dalam tesis Raiders of The Lost Ark dikatakan bahwa Tabut ini dibawa dari Kuil oleh Firaun Sisak, tapi pandangan ini tidak populer. Pandangan ini mungkin berasal dari tradisi bahwa Tabut ini terletak di mulut sungai Nil, didataran rendah Mesir.
Pandangan yang mendapat sedikit perhatian sampai dekade yang lalu, sekarang ini dipopulerkan oleh buku The Sign and The Seal: The Quest for The Lost Ark of Convenant, oleh jurnalis Inggris Graham Hancock. Menurut buku ini diperkirakan bahwa Tabut ini dibawa keluar dari Yerusalem kuno pada azaman Raja. Banyak versi dari cerita ini, tapi diperkirakan yang melakukan hal ini adalah putra Sulaiman dari Ratu Sheba. Sekalipun hubungan ini tak disebutkan dalam Alkitab sekalipun disebutkan adanya pertemuan oleh dua Monarki ini (I Raja-Raja 10) dalam tradisi diketahui bahwa Ethiopia diperkirakan menjadi lokasi kuno kerajaan Sheba.
Putra Ratu Sheba diperkirakan bernama Menelik, dikatakan bahwa ia telah membawa Tabut ini ke sana untuk menjaga keamanannya, hal ini menurut kronologi kerajaan Ethiopia. Cerita ini juga berkembang di kalangan Yahudi Hitam Ethiopia atau yang lebih dikenal dengan Falasha. Yahudi hitam ini, yang mempraktekkan Yudaisme, menjadi perhatian duani tatkala pemerinta Israel menerbangkan mereka untuk pembebasan dari penganiayaan politis di tahun 1976.

Diaambil dari www.christiananswers.net


Selengkapnya......

Kamis, 28 Februari 2008

Kereta

Roda Kereta Fir'un ditemukan dilaut Merah



Masih ingat dengan kisah mukjizat Nabi Musa yang membelah laut merah dengan tongkatnya? Jika salah satu diantara anda menganggap kisah tersebut hanya merupakan dongeng belaka, sekarang mari kita simak tulisan dibawah ini.

Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt (lihat di http://www.wyattmuseum.com/ron-wyatt.htm) pada akhir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah.

Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Firaun yang tenggelam dilautan tersebut saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.

Menurut pengakuannya, selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama.
Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa-sisa tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Fir'aun yang tenggelam di laut Merah.

Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan, memang benar adanya bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam. Dimana menurut sejarah, kejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.

Selain itu, ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan, yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup oleh batu karang, sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas.

Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi-nabiNya merupakan suatu hal yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka.

Diantara beberapa bangkai kereta tadi, ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas. Sepertinya, inilah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh Firaun. (Sumber:wyattmuseum.com)



Selengkapnya......

JUM'AT AGUNG INDAH BERDARAH


JUM'AT AGUNG! INDAH BERDARAH!

Kebiasaan kami! Inilah peringatan Perjamuan Kudus menjelang Paskah!
Kesatuan peringatan! Akan derita Insan yg selalu berkata Yah adalah yah!
Yah,kalian pemimpin agama! Ular beludak yang mengajar manusia salah!
Yah,Kalian pemimpin manusia! Yg senang ibadah! Krn mengejar serakah!
Yah,kalianlah yang kucinta! Agar lolos dari Neraka Jahanam yg maha WAH!
Jum'at Agung yang berjulukan Good Friday! Adalah hari yg paling berdarah!
Ditinggikannya Guruku! Bak ular tembaga Musa! Yg Selamatkan siapa tengadah!
Katanya lukisan Rembrandkah? Guruku dipermalukan habis2an menjelang Paskah!
Pilatus bilang Guru tak bersalah! Tapi Hari Jumat! Ia ditelanjangi habis2an sudah!
Cuman selendang pelapis tipis! Dilukiskan! Bertoleran utk insan2 yg sok sopanlah!
Si Kapir bilang! Ia tdk bersalah?? Kalian tanggung akibatnya! Krn dusta dlm sumpah!

JUM'AT AGUNG! INDAH BERDARAH!
Guruku juga pemimpin agama Baru yg sah dlm ijazah berstempel darah!
Guruku disebut si Pandir dr Galilea! Kata Komunis Rusia yg selalu bermasalah?
Krn guru! Memang pernah hidup! Sbg insan baik yg sudi mencinta manusia rubah!
Guru berbeda dng pendiri lain agama! Satu2nya yg matinya berlumur darah fitnah!
Di tradisi gerejalah! Good Friday dijadikan hari perjamuan Paskah!
Perjamuan duka! Yang didahului pengkhianatan Yudas murid yg salah ulah!
Ikut Guruku! Tanpa sumarah yang total! Timbulkan masalah gelisah yg resah!
Kau pilihlah! Mamon kekayaan atawa Guruku si gelandangan tanpa rmh mewah???
Mangkanya si pemuda kaya mundur dengan hati susah! Ikut Dia,pasti payah!!!
Yudas yakin salah mengikuti pemimpin Agama! Yg mau dirajakan! Malah enyah!
Mangkanya setelah Perjamuan Kuduslah! Yudas mendptkan 30 keping uang darah!!!
JUM'AT AGUNG! INDAH BERDARAH!
Jum'at Agung yang digelar Good Friday! Adalah indah yg berlumur darah!
Menjadi stempel ! Agama yg diajarkan dng salah kaprah!
Menjadi stempel! Manusia krn salahnya! Mencari kurbannya disesama yg lemah!
Maka menjeritlah seorang Filsuf besar! Homo Homini lupus! Semua kita2lah!
Di Bukit tengkoraklah! Juma'at indah agung itu menjadi berdarah darah...............
Sementara Guru Pitnah masih ingat! Esok hari Sabbath Suci menjelang ibadah!!
Tontonan kaum agama yg paling sadis! Jadinya di pakem Jum'at menjelang Paskah!
Tontonan yg tdk lucu ini! Saksi matanya termasuk Bunda yg terisak lemah!!!!!
Wanita lemah! Hanya memandang Putera tak bedosa! Dikorbankan demi Fitnah!!!




Selengkapnya......

Paskah

Paskah dan Fenomena Astronomi


PASKAH merupakan salah satu peringatan yang sangat terkait dengan fenomena astronomi. Hal ini bisa dilihat dari penentuan waktu peringatan atau perayaan Paskah yang terkait dengan dua fenomena astronomi, bulan Purnama dan titik Musim Semi Matahari.

PASKAH merupakan peringatan tahunan yang dilakukan oleh umat kristiani untuk memperingati kebangkitan Isa al Masih. Dalam perspektif penanggalan, Paskah merupakan perayaan yang berpindah (movable feast) karena Paskah dirayakan pada tanggal yang berbeda setiap tahunnya.
PASKAH merupakan salah satu peringatan yang sangat terkait dengan fenomena astronomi. Hal ini bisa dilihat dari penentuan waktu peringatan atau perayaan Paskah yang terkait dengan dua fenomena astronomi, bulan Purnama dan titik Musim Semi Matahari. Ketidakakuratan Penanggalan Julian yang kemudian direformasi oleh Paus Gregorius XIII menjadi Penanggalan Gregorian juga sangat terkait dengan perayaan Paskah (baca: Paskah dan Reformasi Penanggalan Surya, Kompas, 28 Maret 2002).
Keterkaitan Paskah dengan peristiwa astronomi tersebut memungkinkan kita untuk menelusuri kembali awal mula Paskah yang merupakan hari wafatnya al-Masih. Kapankah peristiwa monumental tersebut terjadi? Dalam beberapa referensi seperti situs http://www.lifeofchrist.com/history/timeline? disebut bahwa penyaliban terjadi pada tahun 33M sedangkan dalam Encarta Encyclopedia Deluxe 2002 wafat al Masih dimungkinkan terjadi tahun 29M
Paskah dan Passover
Sejarah Paskah sangat terkait erat dengan perayaan Passover dan Musim Semi. Passover merupakan festival tahunan kaum Yahudi yang dirayakan selama delapan hari untuk memperingati hari Exodus kaum Israel dari Mesir dibawah pimpinan Nabi Musa as. Dalam penanggalan Yahudi, Passover diperingati dari tanggal 14-22 pada bulan Nisan yang merupakan bulan ke-7 dalam Penanggalan Lunisolar Yahudi.
Dalam penanggalan agama Yahudi, Nisan dianggap sebagai bulan pertama dan sering dirayakan sebagai Tahun Baru Raja. Dalam penanggalan Masehi, bulan Nisan terjadi antara bulan Maret dan April di mana waktu ketika matahari berada di titik Vernal Equinok (tanggal 21 Maret) berada dalam bulan Nisan.
Kata Paskah sendiri diyakini berasal dari Pesach(Passover). Sedang easter yang merupakan kata lain dari Paskah dipercaya berasal dari kata Eostre yang merupakan nama Dewi Musim-Semi dan Kesuburan. Perayaan Eostre yang dirayakan tepat pada hari di mana matahari berada di titik musim semi (Vernal Equinox) mempunyai maskot kelinci dan telur berwarna. Kelinci menggambarkan kesuburan dan telur berwarna menggambarkan cahaya matahari yang kembali menyinari bumi.

Menjelang Passover
Menjelang perayaan Passover, al-Masih untuk terakhir kalinya memasuki kota Jerussalem pada hari Ahad. Pada hari Selasa, al-Masih menjelaskan kepada murid-muridnya tentang tanda-tanda akan kedatangan keduanya (second coming).
Pada hari Rabu ketika al-Masih berada di Betani, seorang wanita meminyaki kepalanya. Al-Masih menginterpretasikan sebagai sebuah tanda dari akhir perjalanan hidupnya (Matius 26:6-13; Markus 14:3-9). Pada Kamis, al-Masih menikmati santap malam Passover bersama-sama dengan murid-muridnya yang sekaligus merupakan santap malam terakhirnya. Hal ini menunjukkan bahwa malam itu sudah tanggal 14 Nisan di mana perayaan Passover dimulai. Keesokan harinya, pada hari Jumat, Yesus ditangkap dan disalib di Golgotha.
Dari runtutan kejadian tersebut dapat dipahami bahwa penyaliban terjadi pada hari Jumat tanggal 14 Nisan. Dalam penanggalan Lunisolar Yahudi, pergantian hari terjadi ketika matahari tenggelam sehingga santap malam terakhir dan penyaliban terjadi pada hari dan tanggal yang sama yaitu Jumat tanggal 14 bulan Nisan.
Tahun Paskah
Dalam penanggalan yang didasarkan pada siklus penampakan bulan, tanggal 14 menandakan bulan sudah mencapai fase purnama. Awal bulan dalam penanggalan Yahudi mirip dengan penanggalan Babilonia dan penanggalan Hijriah saat ini, yaitu ditandai dengan penampakan sabit bulan yang disebut hilal.
Tabel 1. menunjukkan data konjungsi dan perkiraan tanggal 14 bulan Nisan berdasarkan kriteria visibilitas hilal dalam kurun waktu 10 tahun dari 25M -35M untuk wilayah Jerussalem. Dari tabel 1 diketahui bahwa tanggal 14 Nisan yang bertepatan dengan hari Jumat terjadi pada tahun 26M, 29M dan 33M.
Untuk menentukan tahun mana yang paling tepat tentunya diperlukan beberapa informasi Astronomi lainnya. Apakah keti- ka tanggal 14 Nisan matahari sudah berada di titik Vernal Equinok (terjadi pada tanggal 21 Maret)? Jika jawabnya ya, maka kemungkinannya menjadi tinggal tahun 26M dan tahun 33M, jika sebaliknya, maka hanya ada satu kemungkinan, yaitu tahun 29M.
Sejarawan mencoba merunut kejadian Paskah dengan mengkaitkannya dengan peristiwa pemberontakan pada zaman Kaisar Tiberus yang dilakukan oleh Lucius Aelius Sejanus. Pemberontakan Sejanus diyakini terjadi sebelum peristiwa penyaliban terjadi. Dan diketahui bahwa pemberontakan tersebut terjadi pada tahun 31AD.
Dengan melihat keterkaitan tersebut dapat disimpulkan bahwa penyaliban di bukit Golgotha terjadi pada tanggal 14 Nisan tersebut bertepatan dengan tanggal 3 April 33M. Kesimpulan ini akan lebih pasti jika informasi musim semi ketika itu diketahui.
Terlepas dari informasi tambahan tersebut, bulan Nisan yang bertepatan dengan tahun 33M tersebut tergolong istimewa. Keistimewaan tersebut disebabkan tanggal 1 Nisan bertepatan dengan tanggal 21 Maret di mana matahari berada di titik Vernal Equinok. Sehingga, perayaan Tahun Baru Raja pada tanggal 1 Nisan ketika itu bertepatan dengan datangnya Musim Semi. Musim yang senantiasa ditunggu dan didamba oleh mereka yang tinggal di bumi belahan utara.?
Selamat Paskah
Sumber ?Hendro Setyanto SSi, Asisten di Observatorium Bosscha, Lembang Forum Kajian Ilmu Falak Zenith, Bandung Kompas : Selasa, 22 April 2003



Selengkapnya......

Selasa, 26 Februari 2008

SELAMAT

SELAMAT MEMASUKI MINGGU-MINGGU PERINGATAN SENGSARA, KEMATIAN TUHAN YESUS & PASKAH

PANLAK

Selengkapnya......

Rabu, 16 Januari 2008

Hati Adalah Cahaya Ilahi

Kebaktian Minggu, 13 Januari 2008
Nats Pembimbing : Luk 6 : 45/Fil 4 : 8
Pembacaan Alkitab : Ams. 4 : 18 – 27 (23)
Nyanyian : KJ 21:1-2/ KJ 424:1/ KJ 29:1/ KJ 29:4/ KJ 46:1-60:1/ KJ 49:1/ KJ 287a:1- /KJ
424:1,3.

Hati adalah cahaya ilahi
Hati adalah pancaran kehidupan


Bapa,mama/sdr/i yang dikasihi TY!
BIS! Pernah makan hati, tentu disini ada dua pengertian : pertama, makan daging hati (hewan) kedua, makan perasaan ( perasaan terluka, sakit, tergores ). Disini saya mau membicarakan tentang hati manusia. Di dalam hati manusia terkandung macam-macam perasaan : perasaan senang, susah, gembira, dlsb. Hati kita merupakan sebuah bejana, apa yang kita pikirkan dan lakukan adalah bagian dari isi hati kita. Jika isi hati kita jelek maka jelek juga yang kita pikirkan dan lakukan. Hati memang perlu ada, hati diberikan Tuhan. Itu berarti bahwa hati itu baik dan adalah karunia Tuhan. Hati itu pancaran sanubari, bagian yang paling hakiki dari manusia. Sehingga kitab Amsal mengatakan ” Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan ”. Sedemikan baik dan pentingnya hati itu maka hati itu harus dirawat dengan baik. Karena yang membuat sumber kebahagiaan itu adalah hati sehingga hati yang disalahgunakan membawa petaka dan binasa. FT juga bilang ” Hati yang gembira adalah obat yang manjur ”
Segala sesuatu berpusat pada hati. Karena apa? Apa yang keluar dari pikiran, dan wujud dalam perbuatan itu semua sudah terolah dari dalam hati.

Bapa, mama, anak-anak kita yang masih kecil bawaannya polos, Ada ponaan, satu hari dia mengeluh kepada mamanya, tentang teman bermainnya, dia bilang temannya sering melukai teman-teman” pulang sekolah ia menceritakan kepada mama tentang kelakuan temannya, kebetulan waktu itu saya ada di rumahnya, saya bertanya jadi disekolah apa yang kalian ketahui tentang temanmu itu, dia orangnya nakal, tukang menganggu, kemudian saya mengajak bicara dengan ponaan ini, coba kastau mama pendeta apa saja yang dia pernah buat yang tidak baik, lalu ponaan sebut, lalu saya hitung.......setelah itu, lalu saya tanya kalau selain yang tidak baik pernah dia buat yang baik, coba sebut ternyata yang baik juga lebih banyak. Lalu saya jelaskan, teman itu juga anak baik tidak boleh memberi penilaian bahwa dia tidak baik, BIS itu biasa yang terjadi. Kenapa kita lebih mudah mengingat hal-hal yang jahat yang minus daripada hal-hal yang baik? Itulah bukti bahwa hati kita lebih mudah menampung hal-hal jahat daripada yang baik dan yang berkenan kepada Tuhan. ( Itulah yang seringkali kita menemukan keadaan yang kurang baik di jemaat-jemaat kita, dilingkungan kita, dalam rumah tangga kita juga. Ada pertengkaran, orang-orang yang sakit hati, orang-orang yang mencurigai dan mencemburui orang lain. Mereka menjadi pemarah, tidak mau bergaul atau berbicara dengan orang lain. Kadang-kadang mereka malah mengundurkan diri dari gereja )

Cerita mengenai hati yang tercemar ini mengingatkan kita tentang apa yang dikatakan di dalam kitab Amsal tentang pentingnya menjaga hati. Amsal mengatakan bahwa kita harus menjaga hati dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan. Menjaga hati bukanlah sesuatu yang mudah, karena kita berurusan dengan sesuatu yang tidak kelihatan, yang tidak diketahui oleh sesama. Orang akan berpikir dua kali untuk mencuri atau berbohong karena hal itu bisa saja ketahuan orang. Tetapi urusan hati tidak seorang pun tahu kecuali Tuhan dan diri kita sendiri. Kebencian, dendam, iri hati, kesombongan dan niat jahat bisa dengan mudah berkembang biak di dalam hati kalau kita mengijinkannya. Lukas 6 : 45 katakan, ”Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mngeluarkan arang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya. ” Apa yang ada di dalam hati, itulah yang terpancar keluar. Oleh sebab itu biarlah kita menjaga hati kita agar tidak tercemari oleh benih-benih dosa.

Bapa, mama,sdr/i kekasih TY!
Bagaimana kita dapat mengisi hari-hari kita dan memberikan tempat di dalam hati kita dengan sesuatu yang baik. Karena sumber kebahagiaan dalam dunia ini sebenarnya dari hati
Ada banyak sumber kebahagiaan dalam hidup ini yang dicari manusia. Untuk mendapat ketenangan dalam hidupnya, tetapi kadang kita salah menemukannya. Ada seorang yang bernama Boreham menceritakan rahasia dari seseorang yang sangat menikmati kebahagiaan dan ketenangan didalam hidupnya, rahasianya dengan menyiapkan dua kantong. Orang tersebut mempunyai dua kantong. Pada kantong yang satu terdapat lubang dibawahnya, tetapi pada kantong yang lainnya tidak terdapat lubang. Apa yang dia buat dengan kantong-kantong itu yang ada lubang dan tidak ada lubang itu sebagai sumber kebahagiaannya. Ceritanya demikian : Segala sesuatu yang menyakitkan yang pernah didengarnya seperti kata-kata kotor, dituliskannya disebuah kertas, digulung kecil dan kemudian dimasukannya ke dalam kantong yang yang berlubang. Tetapi semua yang indah, semua yang benar, semua yang menyukakan hati dan bermanfaat, dituliskannya di sebuah kertas kemudian dimasukannya ke dalam kantong yang tidak ada lubangnya.
Pada malam hari, ia mengeluarkan semua yang ada di dalam saku yang tidak berlubang, membacanya dan menikmati hal-hal yang indah yang sudah diperolehnya sepanjang hari itu. Kemudian ia merogoh kantong yang ada lubangnya, tetapi ia tidak menemukan sesuatu. Maka ia pun tertawa dan tetap bersukacita karena kantong tersebut tidak ada sesuatu yang dapat merusak hati dan jiwanya.
Jemaat Tuhan !Itulah yang seharusnya kita lakukan. Didalam hati kita taruhlah dua kantong itu. Menyimpan semua yang baik dikantong yang tidak berlubang, sehingga tidak satupun dari yang baik itu hilang dari hidup kita. Sebaliknya simpanlah semua yang buruk di kantong yang berkulang, dimana yang buruk itu akan “jatuh” dan tidak dapat kita ingat lagi. Namun sayang sekali, kitong banyak kali melakukannya dengan terbalik. Menyimpan semua yang baik dikantong yang berlubang, dan apa yang tidak baik dikantong yang tidak berlubang…………….betul ko sonde bapa, mama, sdr/i. Kalau, tidak tentu tidak ada pertengkaran, diantara kita, sakit hati, makan hati, cemburu dlsb.

Memelihara pikiran-pikiran jahat dan segala sesuatu yang menyakitkan hati, hanya akan membuat kita tidak bisa menikmati kebahagiaan hidup. Tetapi kalau sebaliknya maka inilah kebahagiaan yang membuat kita sejahtera, ketenangan hati dlsb, daripada kebahagiaan-kebahagiaan yang kita cari.
Memelihara pikiran-pikiran jahat dan segala sesuatu yang menyakitkan hati, hanya akan membuat kita tidak bisa menikmati kebahagiaan hidup. Jiwa menjadi tertekan dan tidak ada gairah menjalani kehidupan. Ada seorang ahli di Amerika menyatakan bahwa sikap hati yang tidak benar seperti sakit hati, iri hati dan kemarahan merupakan penyebab kematian yang cukup serius.
Betul ko sonde mama-mama, kadang-kadang kitong kelihatan sakit pi periksa sonde ada sakit padahal penyakit iri hati, dendam yang menyebabkan sakit serius dan membuat kematian. Sebab itu janganlah menyimpan apa yang tidak baik di dalam hidup kita. Semua yang baik akan membawa kebaikan tetapi semua yang tidak baik akan mendatangkan kemalangan dan malapetaka.
Dalam hidup ini tentu tidak setiap kali kita mendengar hal yang tidak baik ada juga hal-hal yang baik yang menyenangkan yang kita dapati dan dengar. Ambil apa yang baik dari sesame, kata-kata mereka yang membangun, kebaikan hati serta perhatian mereka, pujian yang mereka berikan, dukungan materi maupun moril yang pernah kita terima. Dan simpanlah “dikantong yang tidak berlubang”. Semua ini akan mengembirakan kita. Sebaliknya, abaikan dan jangan pedulikan perlakukan kasar, ketidakadilan dan penolakan, kata-kata yang merendahkan, dan semua yang membuat hati kita berduka. Masukan semua itu ke dalam “kantong yang berlubang”!
Ada orang bijak bilang lupakanlah setiap hinaan, setiap ejekan, setiap olokan, kata-kata kotor kapan saja engkau mendengar dan mendapatkannya, tetapi sebaliknya ingatlah selalu kebaikan kata-kata yang indah yang ditujukan kepadamu tanpa memandang besar ukurannya.
Kalau itu kita sudah dapat lakukan maka otomatis apa yang dikatakan oleh Paulus dalam Filipi 4 : 8 .........kita tidak sulit mempraktekannya : …semua yang benar; semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu”

Bapa, mama,sdr/i adalah mudah bagi kita untuk mengatakan bahwa kita adalah milik Allah, telah dibeli dan dibayar lunas oleh darah Yesus di Kalvari. Tetapi pertanyaan dipertajam, ”Kalau begitu apakah otak, mata, telingga, tangan, mulut, suara kita juga Tuhan yang punya? Apakah hati yang kita miliki adalah Tuhan yang punya? Kita mempersembahkan untuk Tuhan?
Mungkin kita akan tertegun sejenak sebelum memberikan jawaban guna merenungkannya lebih dalam. Rasanya lebih sering kita mengakui pikiran itu adalah asli pikiran kita, otak hasil rekayasa kita, mata yang selalu tidak melihat hal yang baik, mulut dan lidah yang di pakai untuk mengutuk, menghina, dan bahkan hati kita kita rancang hal yang tidak baik.
Ada lagu yang bilang ”Jagalah hatimu jangan kau nodai, jagalah hatimu jangan kau sakiti karena hati adalah cahaya ilahi"

Bapa, mama,sdr/i, bagiamana kita menjaga hati suami kita, istri kita, anak-anak kita, orang tua kita, basaudara kita, sesama kita, dan juga menjaga hati kita sendiri. Jangan buat hati suami/istri tergores, dulu Obi Messakh karang lagu ”Hati yang terluka”. Begitu juga dengan orang-orang yang Tuhan tempat disekeliling kita. Mari kita saling menjaga hati ”. FT bilang ” Apa yang tidak engkau sukai orang lain lakukan padamu janganlah engkau lakukan pada orang lain”.

Baru-baru saya ke Toko kalam Hidup saya sangat berkesan dengan sebuah hiasan dinding yang menuliskan kalimat-kalimat bijak kalimat itu seperti demikian :
· Hati yang gembira adalah obat yang manjur
· Hati yang keras menemui jalan buntu
· Hati yang lembut mendatangkan sahabat
· Hati yang loba menciptakan perangkap
· Hati yang bersih menjauhkan masalah
· Hati yang licik mendatangkan musuh

Inilah kebahagiaan, dan kebahagiaan itu bersumber dari hati. Dengan hati yang baik kita akan memiliki dunia ini dengan isinya dan tentu kita akan melihat sekeliling kita dan sesama kita dengan cinta, dan selanjutnya mau melayani dengan cinta. Sehingga apapun kita mau lakukan dalam cinta.
Marilah mengawali tahun baru, hari baru ini dengan memanjatkan doa biarlah Tuhan mengantikan isi hati kita, supaya hanya perkara-perkara yang baik yang boleh tinggal di dalam hati kita. Hanya perkara-perkara yang mulia boleh menjadi bagian dari hidup kita sebagai orang percaya. Hati kita merupakan sebuah bejana, apa yang kita pikirkan dan lakukan adalah bagian dari isi hati kita. Jika isi hati kita jelek maka jelek juga yang kita pikirkan dan lakukan. Untuk itu berikanlah bejana hati kita hanya kepada Allah, supaya Allah mengisi hati kita dengan kebaikan dan kehadiranNya. Kebaikan dan kehadiranNya membawa damai sejahtera, sukacita dan keindahan. Allah telah memberikan hatiNya kepada bapa, mama, sdr/i dan saya hati yang bersih dan tulus sehingga kita hidup sampai sekarang ini.

Untuk itu Marilah kita mengawali tahun ini dengan cinta seperti yang dikatakan mama Pdt Mery dalam kotbah minggu lalu dan juga isilah hidup kita ditahun ini dengan hati yang bersih. Amsal mengatakan ”jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpanjar kehidupan.

Tuhan memberkati kita semua
AMIN



Selengkapnya......